Minggu, 08 Juni 2008

i know me -flash back- (1)

posting by bento


"ben, gw dah di khitbah (lamar)."
DZGERRR!! serasa disamber petirrr, mampus dah gw!
saat itu gw sakit bangett, sedihh, takutt, kecewaa, meranaa, kosongg, hampaa, wah pokoknya semua perasaan negatif menenggelamkan gw ke palung bumi yang terdalam, bahkan sampe menyentuh inti bumi yang berlahar, begitu dahsyat panasnya. kalo mau dibilang gw dah mati dibunuh dengan kata2 itu.
"Cath, kita putus ya?" mungkin karena kata2 gw ini ke cathy jadi buat dia merasakan hal yang sama sebelum gw merasakannya.
tapi itu salah Cath, kamu salah menyimpulkan. simple-nya sih gini maksud gw: putus=teman (in status) so i can talk to ma sisters: "i have friend (cathy), and i want marry her, so help me please".
tapi belum ada sehari gw mo melakukan itu, musnah semuanya. awalnya gw merasa itu bukan salah gw, itu salah kamu cath, semudah itukah (dalam hitungan jam) kamu melupakan perjalanan panjang kita memupuk rasa cinta yang makin subur berkembang, hingga sudah tumbuh bunga2 yang indah?
begitu depresinya-kah kamu dengan kata itu?
begitu hopeless-nya kah kamu dengan perlakuanku yg sudah 3 kali mengatakan hal yang sama? (pdhl slalu salah diartikan, kayaknya salah gw ga bisa ngomong langsung -to d point- maksudnyakan mo bikin surprise atau apalah sesuatu yg begitu menyentuh hingga bisa bisa meneteskan air mata bahagia dan tak bisa dilupakan selamanya -memorable- yeah)
begitu tertekannya-kah kamu dengan keinginan orang tua?
tak bisakah kamu memberikan waktu untuk dirimu sendiri untuk refresh, hingga dpt berfikir sehat?
tidak sempatkah kamu minta pertimbangan/nasihat orang alim yg kamu prcaya?
begitu harus terburu-buru kah kamu harus mengambil keputusan?
atau apakah kamu tidak menanyakan pada dirimu sendiri tentang perasaanmu, kayakinanmu dan harapanmu?
dan akhirya aku berfikir keras bagaimana aku harus bertindak -ditengah tekanan perasaan yg sakit-

Tidak ada komentar: