posting by cathy
manusia hanyalah alat. pernahkah kita berpikir kalo setiap hari di kelilingi keteraturan dan kepatuhan. Semua itu karena keterlibatan rules dan norma juga waktu. Gw baru tersadar kalo kita tak lebih dari sekedar mesin. setiap hari melakukan ritme dan aktifitas yang sama, seperti mesin yangtelah diprogam, mau tidak mau harus melaksanakan perintah sesuai dengan program. Malam kemarin tiba-tiba gw bangun dan merasa jemu dengan kehidupan yang gw jalani. setiap waktu target-target menstimuli otak gw, bertujuan untuk mengingatkan semua tugas dan kewajiban yang harus di laksanakan. Ketika leleh, tiba-tiba beriu persepsi ketakukan. padahal filosofi temen gw bilang kalo hidup ini harus dijalani dengan suka-cita dan jangan di ambil pusing, karena hidup hanay sekali. tapi filosofi gw bilang, karena hidup cuma sekali maka harus di jalani dengan sebaik-baiknya. Gw ingin melakukan yang terbaik, tapi im just human being. Beberapa siasat tiba-tiba muncul dan ingin mengoreksi diri gw yang seperti mesin. Tapi jadinya malah maju-mundur. Jadi apa yang salah. Gw punya kelemahan ga konsisten dan ga tegas. itu yang harus direvisi, atau istilahnya dua karakter yang harus di delet dan diinstall ulang. Gw ga mau maju mundur. walaupun ketika melihat massa depan seperti menerawang beberapa faktor X dan Y yang sepertinya sangat susah untuk gw raih, tapi itu bukan di jadikan alasan yang bisa bikin gw mati kutu. Masa depan adalah ketakutan yang harus dihadapi.
OHHH...iya salah satu obat untuk meyembuhkan penyakit psikis yang gw derita dengan bersikap dan berusaha untuk humanis. sampai sekarang gw masih berusaha untuk mencari penyeimbang dan penetralisir .
Selasa, 08 Januari 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar